Tak Tenang Sebelum Menyapa Korban, Erwinsyah JZ 02 AUE–Istri Menyusuri Kawasan Bencana Salurkan Bantuan 

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 08:24 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG —

Kepedulian terhadap sesama seolah tak pernah lekang dari tokoh kemanusiaan Erwinsyah JZ 02 AUE warga Jalan Pelita II Kota Medan ini.

Meski sebelumnya telah menyalurkan bantuan kepada para korban banjir di Kota Medan, hatinya mengaku belum sepenuhnya tenang sebelum memastikan langsung bahwa uluran tangan kemanusiaan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Didampingi sang istri, Juli Hartati, yang dikenal sebagai Ketua Perwiritan Kaum Ibu di Kecamatan Medan Perjuangan, Erwinsyah kembali melanjutkan misi kemanusiaan ke sejumlah wilayah terdampak banjir di luar Kota Medan.

Bersama tim kecilnya, pasangan suami istri ini menyusuri beberapa titik bencana, membawa bantuan sembako, kebutuhan dasar, sekaligus dukungan moril bagi para korban.

 

“Selama masih ada saudara-saudara kita yang menderita, hati ini tidak bisa diam,” ujar Erwinsyah dengan nada lirih namun penuh keteguhan, Sabtu (13/12/2025).

Perjalanan kemanusiaan tersebut melintasi sejumlah lokasi, mulai dari Masjid Raya Besitang, wilayah Langsa, Aceh Tamiang, hingga kawasan perbatasan Besitang.

Di setiap titik, kehadiran mereka disambut haru warga yang tengah berjuang bangkit dari dampak bencana.

Sementara itu, Juli Hartati menegaskan peran kaum ibu sangat krusial dalam situasi darurat. Selain membantu penyaluran logistik, para ibu juga berupaya menguatkan mental perempuan dan anak-anak yang terdampak bencana.

“Kami ingin para ibu dan anak-anak merasa tidak sendiri. Kehadiran, pelukan, dan doa sering kali lebih berarti dari apa pun,” tutur Juli.

Aksi kemanusiaan Erwinsyah JZ 02 AUE dan Juli Hartati pun menuai apresiasi masyarakat setempat.

Banyak warga menilai langkah mereka sebagai contoh nyata bahwa kepedulian tidak berhenti pada satu lokasi atau satu waktu, melainkan terus bergerak mengikuti panggilan nurani.

Di tengah duka dan keterbatasan akibat bencana, kepedulian yang lahir dari ketulusan itu menjadi secercah harapan bagi mereka yang kehilangan.

Bagi pasangan ini, membantu sesama bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan panggilan hati yang tak bisa ditunda. (red)

Berita Terkait

Raih Predikat WBK, Bapas Palangka Raya Siap Jadi Agen Perubahan Reformasi Birokrasi
Antisipasi Lonjakan Kunjungan, Kalapas Lubuk Pakam Pimpin Rapat Pengamanan
Ka KPLP Edison Tambunan Klaim Sudah Musnahkan, Publik Pertanyakan Nasib Ratusan HP Diduga Alat Penipuan Lodes dan Narkoba di Lapas Siborongborong
Bangun Kolaborasi, Bupati Kapuas dan Perangkat Daerah Sambangi Bapas Kelas I Palangka Raya
KAKANWIL IMIGRASI SUMUT TEODORUS SIMARMATA PAPARKAN DERETAN INOVASI GEMILANG DALAM REFLEKSI AKHIR TAHUN 2025
Lapas Kelas IIA Binjai Tingkatkan Pengamanan Jelang Natal dan Tahun Baru, Ka. KPLP Rudi Sembiring Pimpin Kontrol Brandgang
FSP PP-SPSI Se Indonesia Berikan Bantuan Sosial Kemanusiaan Di Berbagai Lokasi Bencana Alam
Arahan Yudi Suseno Mendorong Pegawai Kanwil Ditjenpas Sumut Semakin Peduli Kebugaran dan Kinerja

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 02:45 WIB

PT Rosin Trading Internasional Masuk Kajian Hukum, Polda Aceh Didesak Usut Dugaan Pembuangan Limba

Senin, 29 Desember 2025 - 14:21 WIB

SKPK Mengeluh Honor Perjalanan Dinas dan ATK Ditahan Keuangan Gayo Lues

Berita Terbaru