Lapas Lubuk Pakam Luncurkan PEDULI, Layanan Kesehatan Cepat dan Inklusif untuk WBP Rentan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 11:45 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Pakam

Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam resmi meluncurkan PEDULI (Pelayanan Kesehatan Cepat dan Inklusif untuk Disabilitas dan Lansia), sebuah inovasi layanan kesehatan berbasis teknologi untuk memastikan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mendapatkan penanganan medis yang lebih cepat, responsif, dan manusiawi.

Inovasi ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan layanan kesehatan yang ramah bagi kelompok rentan, khususnya WBP disabilitas, lansia, serta mereka yang memiliki kondisi medis khusus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama ini, pelaporan dan penanganan kesehatan membutuhkan waktu panjang karena melalui beberapa tahapan manual.

Melalui fitur panic button, PEDULI menawarkan solusi konkret dengan pemanggilan bantuan kesehatan real-time.

Kalapas Kelas IIB Lubuk Pakam menegaskan bahwa PEDULI adalah komitmen Lapas untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, akuntabel, dan sesuai kebutuhan masyarakat pemasyarakatan.

“Kami ingin memastikan setiap WBP, khususnya kelompok rentan, mendapatkan perlindungan dan layanan kesehatan dengan cepat dan tanpa hambatan,” ujarnya.

PEDULI tidak hanya meningkatkan kecepatan layanan, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas.

Aktivasi panic button, respons petugas, hingga tindakan medis dicatat sistematis untuk bahan evaluasi dan peningkatan layanan di masa mendatang.

Melalui inovasi ini, Lapas Lubuk Pakam menunjukkan diri sebagai lembaga pemasyarakatan yang adaptif terhadap teknologi dan kebutuhan kelompok rentan.

PEDULI menjadi langkah awal menuju Lapas modern, inklusif, serta berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan WBP.

Ke depan, Lapas Lubuk Pakam akan terus melakukan monitoring, evaluasi, dan pengembangan sistem guna memastikan PEDULI berjalan optimal dan memberi dampak berkelanjutan.

Program ini juga mengedepankan pendekatan human-centered service, di mana seluruh desain alat, SOP, hingga simulasi penggunaan dibuat agar mudah dipahami dan digunakan oleh WBP dalam kondisi apa pun.(AVID/rel)


Berita Terkait

Raih Predikat WBK, Bapas Palangka Raya Siap Jadi Agen Perubahan Reformasi Birokrasi
Antisipasi Lonjakan Kunjungan, Kalapas Lubuk Pakam Pimpin Rapat Pengamanan
Ka KPLP Edison Tambunan Klaim Sudah Musnahkan, Publik Pertanyakan Nasib Ratusan HP Diduga Alat Penipuan Lodes dan Narkoba di Lapas Siborongborong
Tak Tenang Sebelum Menyapa Korban, Erwinsyah JZ 02 AUE–Istri Menyusuri Kawasan Bencana Salurkan Bantuan 
Bangun Kolaborasi, Bupati Kapuas dan Perangkat Daerah Sambangi Bapas Kelas I Palangka Raya
KAKANWIL IMIGRASI SUMUT TEODORUS SIMARMATA PAPARKAN DERETAN INOVASI GEMILANG DALAM REFLEKSI AKHIR TAHUN 2025
Lapas Kelas IIA Binjai Tingkatkan Pengamanan Jelang Natal dan Tahun Baru, Ka. KPLP Rudi Sembiring Pimpin Kontrol Brandgang
FSP PP-SPSI Se Indonesia Berikan Bantuan Sosial Kemanusiaan Di Berbagai Lokasi Bencana Alam

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 02:45 WIB

PT Rosin Trading Internasional Masuk Kajian Hukum, Polda Aceh Didesak Usut Dugaan Pembuangan Limba

Senin, 29 Desember 2025 - 14:21 WIB

SKPK Mengeluh Honor Perjalanan Dinas dan ATK Ditahan Keuangan Gayo Lues

Berita Terbaru